Beranda / Kolom Asaaro Lahagu: Analisis Video Viral Kasiani Zebua Yang Kolom Asaaro Lahagu: Analisis Video Viral Kasiani Zebua Yang Berita terkini Hukum · 22 Agustus 2018 Sepotong video sedang viral dan menggegerkan Pulau Nias saat ini. Potongan video itu memperlihatkan proses pengikatan seorang wanita oleh sekelompok pria. Apa, di mana, kapan, mengapa terjadi dan bagaimana kelanjutan peristiwa yang menghobohkan itu? Lalu, apa analisis penulis? Mari kita ulas kejadiannya dengan hati teriris-iris oleh pelecehan terhadap seorang wanita. Jumat 3 Agustus 2018 pukul 21.00 WIB adalah hari paling kelam dalam hidup seorang wanita berstatus janda, bernama Kasiani Zebua alias Ina Wati (40 tahun). Kedua tangannya dipegang erat oleh 2 pria. 3 pria lainnya ikut terlibat mengikat dan memegang wanita ini sampai tidak berkutik. Sesudahnya, ia dibiarkan tergeletak di lantai sambil ditonton warga. Belakangan para pria itu yang terlibat dalam pengikatan Kasiani Zebua, selanjutnya disingkat KZ, diketahui bernama Ama Remi (50 tahun), Ama Elsi (35 tahun), Ama Kevin (35 tahun), Sozi Hulu (20 tahun), Joni Hulu (35 tahun). Peristiwa pengikatan KZ terjadi di depan rumah Ama Timu Hulu, Desa Sifaoroasi (Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara). KZ berasal dari Desa Hiligawoni (Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara). Ama Timu Hulu sendiri menjadi pihak terlapor utama dalam kasus ini. Menurut facebook Franziskus Nazara, KZ terlibat cinta gelap dengan Ama Timu Hulu. Hubungan itu terjalin sejak tahun 2017. KZ yang sudah menjanda dipaksa menjadi isteri gelap oleh Ama Timu. Modusnya, KZ diperkerjakan oleh Ama Timu di kebunnya dan dibuatkan pondok di dalam kebun itu. Nah di pondok itulah setiap hari keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri. Hubungan asmara keduanya mulai retak sejak awal 2018. KZ sering dipukuli oleh Ama Timu karena rasa cemburu. Untuk mengatasi kecemburuan Ama Timu itu, KZ meminta Ama Timu menikahi dirinya, namun tak diresopon. Pada bulan Juli 2018 KZ mendatangi rumah Ama Timu dengan tujuan meminta pertanggungjawaban untuk dinikahi. Tentu saja keluarga Ama Timu menolak tegas keinginan KZ tersebut. Alasannya, Ama Timu sudah punya isteri. Jika hal itu terjadi, maka nama baik keluarga Ama Timu tercoreng. Apalagi Ama Timu mempunyai anak anggota DPRD Nias Utara. KZ sendiri pantang mundur. Ia terus mendatangi rumah Ama Timu. Tujuannya hanya satu. Meminta Ama Timu menikahi dirinya. KZ berjuang dan terus mendesak Ama Timu. Perjuangan KZ meminta pertanggunjawaban Ama Timu luar biasa. KZ sendiri rela menginap di depan rumah Ama Timu dan tak menggubirs ejekan warga. Iklan