Beranda / Kolom Asaaro Lahagu: Kode Keras Telanjang Dada Sajojo Prabowo Kolom Asaaro Lahagu: Kode Keras Telanjang Dada Sajojo Prabowo Kolom Pemilu · 13 April 2018 Prabowo telanjang dada dalam iringan lagu Sajojo. Dalam video yang viral di sosial media, Prabowo terlihat bertelanjang dada. Sambil ditandu oleh pendukungnya, Prabowo berjoget, mengepalkan tangan, menari, berputar, berteriak lancang dan memantik api semangat para pendukungnya. Saat tubuhnya diangkat tinggi-tinggi, Prabowo memperlihatkan dirinya yang gagah, mempesona, badan berisi, kuat, perkasa, yakin dan mampu bertarung dengan stamina tinggi. Terlihat pendukung Prabowo terbawa emosi yang meletup-letup ingin bertarung mendukungnya sampai darah penghabisan. Aksi telanjang dada yang diperlihatkan Prabowo bisa diartikan sebagai bagian dari taktik psy war . Lewat telanjang dada itu, Prabowo menyentil Jokowi yang tidak punya badan seberisi Prabowo. Prabowo sengaja tampil dengan telanjang dada. Ketika seseorang mulai membuka baju, pertanda ia sudah siap fight , siap bertempur, siap berlaga, siap mempertahankan harga dirinya. Para pendukung Prabowo sengaja memilih lagu Sajojo yang berasal dari Papua. Lewat lagu Sajojo, Prabowo memproklamasikan dirinya sebagai bagian dari kisah lagu Sajojo. Syair lagu Sajojo mengisahkan seorang gadis yang cantik yang disukai oleh orang-orang di desanya dan sangat diburu oleh kaum lelaki. Hal sama berlaku bagi Prabowo. Prabowo bagaikan seorang gadis yang dicintai, dipuja pendukungnya, diburu dan diikuti. Ketika ia galau, pendukungnya memberi dorongan hebat agar tetap optimis. Ketika ia ragu menjadi Capres, pendukungnya memotivasi dirinya akan meraih kemenangan. Prabowo sebagaimana kisah dalam lagu Sajojo adalah magnet, madu yang mempunyai daya magis tersendiri. Pemilihan lagu Sajojo dan diikuti dengan tarian telanjang dada Prabowo, adalah bentuk nyata kecintaannya kepada Papua. Prabowo mencintai Papua. Ia mencontoh rakyat Papua yang telanjang dada dan berjoget lagu Sajojo. Prabowo menunjukkan bahwa ke depan seni tarian Papua akan diperhatikan oleh Prabowo. Apa makna telanjang dada Sajojo Prabowo? Itu adalah kode keras kepada Jokowi. Pertama, Prabowo siap bertarung melawan Jokowi. Ke dua, Prabowo mengejek postur Jokowi yang tidak sekekar Prabowo. Ke tiga, Prabowo ingin meraih simpati rakyat Papua yang sekarang telah direbut oleh Jokowi. Ke empat, Capres gagal yang disandang Prabowo justru akan menjadi ancaman besar bagi Jokowi yang terlena dengan elektabilitasnya yang tinggi. Prabowo memang kerap dihabisi namanya dengan julukan Capres Abadi. Padahal ia hanya satu kali gagal menjadi Capres 2014 dan satu kali menjadi Cawapres 2009. Pencapresan dirinya di tahun 2004 hanya di internal Golkar. Ia belum sempat mendaftar di KPU karena disingkirkan oleh Wiranto dalam konvensi Golkar. Jadi, secara fakta, Prabowo hanya satu kali gagal menjadi Capres. Kegagalan Prabowo dalam perebutan kursi Presiden 2014 lalu, justru menjadi motivasi hebat baginya untuk bertarung pada Pilpres 2019 mendatang. Bukankah banyak orang di dunia ini yang gagal berulang kali menjadi Capres namun kemudian berhasil menjadi Presiden? Abraham Lincoln, Presiden Amerika ke-16, kalah 8 kali dalam Pemilu. Namun, ia kemudian berhasil menjadi Presiden Amerika dengan mengukir prestasi. Lincoln adalah salah satu presiden terhebat dalam sejarah Amerika. Iklan