Kolom Asaaro Lahagu: Mengharukan! Sandiaga Gagal Jebak Jokowi Lewat
Guyonan Sandiaga yang riang gembira mendekati Gatot terbukti hanyalah taktik kelas teri.
Framing koalisi Prabowo semacam PKS bahwa Gatot sangat cocok menjadi Ketua Tim Kampanye Jokowi, juga bertujuan menembak PDIP. Sandiaga paham bahwa Gatot berseberangan dengan PDIP. Jika Jokowi berani mengambil Gatot, maka akan tercipta konflik baru Jokowi dengan PDIP. Inilah yang dinginkan Sandiaga. Saat menjadi Panglima TNI, Gatot secara halus menyerang PDIP terkait pemutaran film G30S/ PKI di tangsi-tangsi militer. Hal ini membuat PDIP mencurigai Gatot sedang mendiskreditkan PDIP. Film G 30 S itu dulu digunakan oleh Soeharto untuk mendiskreditkan Soekarno sekaligus mengkultuskan Soeharto. Gatot juga merupakan sosok yang tak disukai oleh kelompok minoritas. Ia kerap membuat pernyataan kontroversial terkait tenaga kerja asal Tiongkok dan terkesan memojokkan kelompok minoritas. Pun kedekatan Gatot dengan tokoh-tokoh di balik aksi Bela Islam 212 yang menumbangkan Ahok, membuat nama Gatot tak disukai oleh pendukung Jokowi. Ini juga yang diinginkan Sandiaga: menciptakan konflik di Kubu Jokowi lewat Gatot.