Beranda / Kolom Boen Safi'i: Kemarin Politik Sekarang Sepakbola, Kentirisasi Berjamaah Kolom Boen Safi'i: Kemarin Politik Sekarang Sepakbola, Kentirisasi Berjamaah Berita terkini · 20 Februari 2018 Kaum fifis unta 212 sekarang bukan lagi merambah politik saja, melainkan sudah merambah urusan olahraga. Beginilah kalau sepakbola dikait-kaitkan dengan agama, akhirnya kentirisasi pun melanda. Adakah korelasi prestasi dengan pimpinan yang taat dengan agama? Bisa iya bisa tidak, bray. Bisa iya jika pimpinan itu benar-benar bersikap jujur, fair play dan bergerak nyata mengembangkan prestasi olahraga bukan hanya retorika semata. Sebagai cerminan dari ketaatannya dalam beragama. Bisa juga tidak, karena kalaupun ini dikaitkan dengan pimpinan yang taat agama. Berarti Saudi, Iran, Qatar dan negara-negara di Jazirah Arab sana punya peluang besar, dong, untuk menjadi juara Piala Dunia. Faktanya, mereka hanya juara dalam ekspor impor fifis unta saja. Nyatanya pula, negara-negara tapir seperti Brasil, Jerman, Spanyol ataupun Argentina masih mendominasi kuat pada pagelaran ini. Prestasi datang bukan hanya lewat doa, Cyyynnn. Prestasi datang karena adanya struktur yang jelas dalam pembinaan yang berjenjang. Bukan juga karena fifis unta. Baru juara tingkat nasional saja, kata-katanya udah kayak juara Piala Dunia. Apalagi Si Gabener juga pengen nerima mendali tapi sayang dicegat Paspampres di sana. Ngisin- ngisini, gaji pemain tidak, bangun stadion sekelas Old Traford pun cuma omongan belaka. Eh, lhadalah ujug-ujug pengen naik podium. Ngantum waras? Iklan