Beranda / Kolom Boen Syafi'i: Kolom Boen Syafi'i: Berita terkini · 30 Agustus 2018 "Hidup kok semakin susah di jaman Jokowi, ya? Mana kerjaan tidak ada, Sembako mahal, listrik naik, BBM juga naik," kata 2 ekor codot yang lagi "cari kutu" di bulunya masing-masing. Susah? Sebuah kata yang sangat ditakuti oleh banyak manusia. Apa sih definisi susah? Susah sama dengan mengeluh dan mengeluh sendiri adalah sebuah ungkapan yang teramat tidak sopan untuk diucapkan. Karena niscaya pemberian Tuhan tidak akan cukup untuk kita bayar bila Tuhan mau hitung-hitungan. Susah itu terdapat di dalam jiwa-jiwa yang masih menyimpan rasa iri, rasa dengki, dan terlebih rasa gengsi. Rasa seperti itulah yang membuat manusia menjadi susah hidupnya. Bila mindset kita masih seperti itu, niscaya siapapun rezim yang berkuasa, susah anda tidak akan berubah menjadi bahagia. Sekarang, lebih susah mana antara mencari makan di negeri yang damai seperti Indonesia dibanding negeri yang penuh dengan peperangan seperti halnya di Irak, Yaman dan Syuriah? Tentu kita akan memilih di negeri yang penuh kedamaian untuk mencari makan, bukan? Bila difikirkan lebih dalam lagi, apakah negeri yang damai itu akan terwujud jika di belakang Capres Kardus andalan sampean adalah manusia-manusia pandir yang ingin mengimpor faham ISIS ke Indonesia? Apakah anda akan bahagia, bila terkatung-katung di sebuah perahu pengungsian yang tidak jelas nasibnya? Apakah anda bahagia jika, rumah anda hancur karena hantaman rudal balistik hasil dari perang saudara? Saya yakin, anda semua tidak ingin bernasib demikian. Maka tolong fikirkan dengan hati yang jernih saudaraku. Di Pilpres nanti, bukan hanya soal Jokowi vs Prabowo saja. Tetapi, yang kita lawan adalah orang-orang yang berada di belakang Prabowo, dan orang-orang tersebut sangatlah berpotensi besar untuk merusak ke Bhinekaan dan menghadirkan perang di negara kita tercinta Indonesia. Yang penting negeri ini tetap bersatu, tetap damai, tetap ber Bhineka Tunggal Ika. Maka hal itu sudah merupakan kebahagiaan tersendiri buat rakyatnya. Yang miskin belum tentu susah, dan yang kaya pun belum tentu bahagia. Susah senang itu tergantung dari rasa bersyukur manusianya. "Edisi Serius, Efek Bar Ngombe Combantrin". Salam Jemblem.. Iklan