Beranda / Kolom Boen Syafi'i: Golputmu Merusak Masa Depan Indonesia. Kolom Boen Syafi'i: Golputmu Merusak Masa Depan Indonesia. Berita terkini Kolom Pemilu · 12 Agustus 2018 Pro kontra pemilihan Cawapres Pak Jokowi tibaknya bin ternyata masih berlangsung sampai detik ini. Yang pro memilih legowo, karena mereka beranggapan siapapun wakilnya, yang penting "sang driver" tetaplah Pak Jokowi. Yang kontra ternyata masih menyimpan dendam lama, karena Cawapres Pak Jokowi dulunya pernah "berbenturan" dengan karib sehidup semati sang Presiden Indonesia ini. Dendam, sikap yang wajar dimiliki oleh semua manusia. Dan, dendam ternyata bukan cuma dimiliki oleh manusia saja. Sang iblis yang dulunya adalah malaikat paling senior dan ahli ibadah di syurgaNya pun menyimpan dendam membara terhadap semua keturunan Adam dan Hawa. Lha, kalau manusia yang "katanya" makhluk paling sempurna, kenapa juga masih mau disamakan dengan iblis yang sampai saat ini menyimpan dendam membara? Toh, yang kita idolakan tidak mempunyai rasa dendam sama sekali. Lihatlah ketika karibnya terkesan "lepas tangan" dan membiarkan dirinya masuk bui. Tetapi, apakah lantas di balik bui beliau berubah seperti Jonru atau si Alfian Tanjung yang menjadi hatter's utama Pak Jokowi? Ataukah beliau langsung berikrar, ikut partainya si Mardani? Tidak, karena beliau tahu bahwa kepentingan bangsa ini harus diutamakan terlebih dahulu, daripada hanya sekedar pengorbanan fana yang ada di dunia. Sampai saat ini, nama Pak Jokowi sekaligus karibnya inilah yang paling spesial di hatinya. Seorang karib sejati itu pasti mempunyai chemistri dan rasa saling percaya diantara keduanya. Kalau tokoh yang kita idolakan saja saling percaya, kenapa rasa percaya dari kita langsung luntur dan musnah begitu Pak Jokowi memilih Cawapresnya? Pak Jokowi bukanlah seorang ambisius yang menawar-nawarkan dirinya untuk meraih sebuah jabatan. Dari Solo sampai Istana Merdeka, pak Jokowi itu dicalonkan bukannya mencalonkan. Untuk saat ini, tiada lagi yang bisa dipercaya selain Pak Jokowi untuk mengurus bangsa ini. Di gerbong Capres lainnya, terdapat penumpang gelap yang berniat merusak ke Bhinekaan di negeri tercinta Indonesia. Keputusan Golputmu justru akan menyengsarakan idola kita di dalam bui sana, jika di 2019 kaum intoleran yang berkuasa. Maka segala keputusan tolong dipikirkan dengan kejernihan hati, jangan memakai emosi apalagi dengan dendam membara. Berikan kepercayaan kepada Pak Jokowi, jika memang kita mencintai ke Bhinekaan di Bumi NUsantara. Semua bukan untuk Pak Ahok ataupun Pak Jokowi, tetapi demi cita-cita yang lebih besar lagi, yakni demi Indonesia dan demi masa depan anak cucu serta generasi penerus bangsa nantinya. Ingat, sukai beras kencur dan jauhi fifis unta biar otak kita tidak mengsle bin keseleo seperti mereka. Salam Jemblem.. Iklan