Kolom Eko Kuntadhi: Siapa Dulu
Preman mematok harga jalanan dengan alasan uang keamanan. Sedangkan polisi sendiri kebingungan mau menindak siapa. Wong, semua pelanggaran hukum itu difasilitasi oleh Gubernur.
Kenapa harus menunggu Presiden dan Direktur IMF datang baru Tanah Abang dirapihkan?