Beranda / Kolom Ganggas Yusmoro: Gubernur Otak Kolom Ganggas Yusmoro: Gubernur Otak 31 Mei 2018 74 Tahun Indonesia Merdeka, baru kali ini barangkali ada Gubernur yang berotak plastik. Kebijakannya seperti orang kalap. Tidak ngerti apa-apa, namun lagak lagunya bagai orang pintar amat. Setelah si Gubernur konon ke berkunjung ke Turki, itupun tentu pakai uang negara, konon hanya mau belajar menata PKL. Tidak berselang lama kemudian malah keluyuran ke Amerika. Konon juga pakai pesawat Super VIP. Untuk apa? Untuk belajar, katanya. Tiba-tiba hari ini berita dibuat geger. Semua media memberitakan trotoar di DKI Jakarta ditanami pohon. Itupun pohon plastik. Apakah lalu penanaman pohon plastik bermanfaat bagi warga DKI? Justru pohon tersebut mengganggu pejalan kaki. Nitizen protes keras. Pendukung gubernur berotak plastik yang biasa teriak "Gubernur Rasa Presiden" tiba-tiba hilang di peredaran Dunia Media Sosial. Pada nyungsep. Pura-pura bego! Rupanya protes keras Nitizen direspon. Menjelang sore, pohon-pohon plastik yang sudah ditanam dicabuti kembali. Gendeng tenan, bukan? Iklan