Kolom Joni H. Tarigan: Transportasi Umum Dan Jiwa Gotong
Di tengah gerakan Pemprov JaBar yang gesit, kabar duka datang dari persepakbolaan Indonesia.
Seorang supporter meninggal dunia di luar Stadion Gelora Bandung Lautan API. Kejadian duka ini terjadi di wilayah Ridwan Kamil (Lihat di SINI ). Ridwak Kamil sendiri sudah menghimbau agar bobotoh menjaga kondisi yang aman, bahkan ada niat RK untuk undang Anies Baswedan, karena Persib bertanding melawan Persija (Lihat di SINI atau di SINI ). Nyawa sudah melayang. Semua kita tentu sangat berduka atas kejadian yang bukan pertama kali ini.
Kita tentu tidak bisa terus berlarut dalam duka, dan menghentikan kelihatannya akan sangat merugikan kita semua. Menyikapi kondisi ini, kita semua tentunya harus bersatu mencari solusi bersama. Kita harus kembali ke jiwa Gotong Royong kita, bukan menjadi jiwa yang saling menodong. Foto: Ayo_Cerita2 [/caption]
Setahun kemudian, saat bekerja, saya menerima telpon dan menanyakan “Iraha ka Garut, jang?“ (Kapan ke Garut, nak?) Setelah bertanya beberapa kali, sayapun jadi ingat interaksi kami di DAMRI setahun sebelumnya.