Kolom Maria F. Anmuni: Hari-hari
Bayangkan saja apa yang akan terjadi jika kita tidak memiliki Ideologi Pancasila.
Pangeran Dipenegoro, Mangkubumi, di zaman Majapahit ada Pati Gajahmada. Di Sulawesi kita kenal Sultan Hasanidin yang dijuluki Ayam Jantan dari Timur karena keberaniannya menantang Belanda. Di Bali kita kenal I Gusti Ngurahrai sebagai salah satu pejuang Kemerdedaan. Tak lupa juga di Maluku ada Kapitan Patimura yang juga menjadi pejuang dalam mengusir penjajah. Kampung tradisional Suku Karo (Dataran Tinggi Karo, Sumut)[/caption]
Dengan demikain, anak bangsa bersatulah. Jauhkan rasa perbedaan dalam diri. Tanamkanlah toleransi yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama yang merupakan amat dari para pejuang kita. Di sini, di atas Tanah Pertiwi dan di bawah Langit Pertiwi Nusantara menjadi besar karena dibentuk berbagai suku, agama, dan kebudayaan dari selruh propinsi yang tersebar di Kepulauan Nusantara. Semuanya disatukan dalam naungan Pancasila yang akan terus berpijak di Bumi Pertiwi. Ini membuat bangsa kita unik dan besar di mata bangsa-bangsa lain. Pakaian tradisional Flores terbuat dari kain tenun.[/caption]