Kolom M.u. Ginting: Pks Bertemu 14 Dubes Ue — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom M.u. Ginting: Pks Bertemu 14 Dubes Ue

Kolom M.u. Ginting: Pks Bertemu 14 Dubes Ue

Ini pertemuan menarik, karena PKS hanya satu partai kecil di Indonesia, tetapi partai oposisi terhadap pemerintahan Jokowi. PKS partai Islam yang 'menarik' bagi UE. Artinya, bagi neolib internasional tujuan NWO. Ingat bahwa UE adalah proyek besar NWO di Eropah.

Apakah PKS atau ada diantara fungsionarisnya yang sadar ikut mau mendirikan NWO?

"World events do not occur by accident. They are made to happen, whether it is to do with national issues or are staged and managed by those who hold the purse string," Denis Healey, former British Secretary of Defence and Chancellor of the Exchequer.

Denis Healey adalah seorang pemimpin dan pendiri Bilderberg grup (organisasi pengusaha kaya neolib internasional). Kata-kata Healey ini sesuai juga dengan apa yang pernah dikatakan oleh Roosevelt bahwa dalam politik memang tidak ada yang terjadi secara kebetulan, semua direncanakan sedemikian rupa.

“In politics, nothing happens by accident. If it happens, you can bet it was planned that way,"-Franklin D. Roosevelt.

Dalam pertemuan PKS dengan Para Dubes UE, siapa yang merencanakan dan untuk apa?

Secara kasar tujuan rencana politik 'jitu' UE ini ialah satu waktu mudah-mudahan partai ini bisa digunakan menjalankan cita-cita divide and conquer mereka, membuat pecah belah yang mantap seperti pecah belah ISIS di Irak/ Syria. Rencana sebaliknya para Dubes ini supaya menyatukan kekuatan nasional Indonesia di bawah presiden nasionalis Jokowi, tentu tidak masuk akal!

Mengapa Dubes-dubes ini tidak menemui partai oposisi lainnya, Gerindra misalnya?Tentu juga ada sebabnya. Atau mengapa tidak menemui PDIP?

Bangsa Indonesia tentu tidak menginginkan ada partai yang bisa dimanfaatkan oleh orang luar untuk memecah belah negaranya. Kalau kita mengikuti situasi perubahan politik internasional, terutama yang ada kaitannya dengan politik neolib deep state, tujuan NWO setelah Trump masuk Gedung Putih, sudah terlihat KEGONCANGAN dikalangan NWO. Bahkan Rothschild sudah mengatakan kalau NWO 'collapsing'.

Mereka sudah melihat 'kestabilan' hampir 200 tahun itu mulai goyah. Sebab utamanya ialah adanya internet mengalahkan media monopoli NWO, menelanjangi semua rahasia yang tertutup rapat hampir 2 abad itu.

Rahasia ketat bertahan terutama dalam 2 soal; yaitu brain washing dan mind control . Ini semua 'piece by piece is being shattered ', kata Jon Rappoport. Dan ini berjalan terus semakin cepat, dibantu (sengaja atau tidak) dengan berkuasanya Trump di Gedung Putih sebagai penentang globalisme, penentang the establishment, penentang PC (Political Correctness).