Kolom M.u.ginting: Istilah "batak
Betul sekali pernyataan ini. Karo sebagai suku atau bangsa (zaman dulu) sudah berumur lebih dari 7.000 tahun. Terlihat dari hasil penemuan DNA Gayo, Karo, Alas di dataran tinggi Gayo oleh arkeolog dari Balai Arkeologi Aceh dan Sumuatera Utara (Ketut Wiradnyana) (2010-2012). Dari penemuan arkeologi lain, terbukti Batak (Toba) baru berumur sekitar 800 tahun.
Bedanya jauh, dan di samping itu, ‘Bangsa’ Karo sudah berjuang dan berperang mempertahankan kerajaan Haru selama 4 abad, abad 12-16 (Lihat Ichwan Azhari: “KARO BUKAN BATAK ”).
Tidak ada Suku Bangsa ‘Batak-Karo’ yang memiliki kekuatan kultural tersendiri dari segi kultural (cultural identity). Di sini ada 2 suku bangsa berlainan kultur, budaya dan bahasanya, juga daerahnya.
Istilah ‘Batak-Karo’ jelas bisa membingungkan bagi banyak orang.