Kolom Sada Arih Sinulingga: Hubungan Karo-melayu
- Sibayak Lingga mendirikan Kerajaan Lingga di Karo
- Meurah Johan ke Aceh Besar menjadi Raja kerajaan Lamkrak atau Lamuri
- Meurah Lingga tetap di Gayo dan Menjadi Raja Lingga II menggantikan ayahnya Sultan Machmudin Johan
- Meurah Silu ke Pasai mendirikan kerajaan Samudera Pasai di Aceh
- Meurah Mege tetap di Gayo dan dikuburkan di Wihai Raging Lereng Kramil Paluh di Linge.
Meurah Lingga menetap di Gayo dan menjadi Raja Lingga II secara bergantian menjadi Raja oleh keturunannya sampai generasi 12. Sedangkan Raja Lingga XIII di riwayatkan menjadi Amir al- Harb Kesultanan Aceh pada tahun 1533 terbentuklah kerajaan Johor Baru di Malaysia yang dipimpin oleh Sultan Alauddin Mansyur Syah. Raja Lingga XIII diangkat menjadi menteri yang kemudian hari keturunannya mendirikan kesultanan Lingga di Riau (Kepri) yang kedaulatan wilayahnya meliputi Riau, Tumasek Singapura dan sebagian Malaysia. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true }); Kerajaan Lingga di Karo
Kampung Lingga pertama sekali didirikan oleh putra bungsu dari Sibayak Lingga Raja di Pegagan Tanah Pakpak. Sibungsu ini dikenal sebagai perselihi Raja yang harus meninggalkan Lingga Raja karena ayahnya Sibayak Lingga Raja menderita suatu penyakit yang parah. Dalam pengembaraannya sampailah si bungsu di suatu tempat yang menurutnya cocok untuk bermukim dan sampai kini tempat itu dinamai Lingga sesuai nama asal dan menjadi marga bagi keturunannya.
Perselihi mempunyai keturunan 1 putri yang bernama Tambar malem dan 3 putra yaitu:
1. Tembe tetap di Lingga. 2. Surkati atau Surbakti yang kemudian mendirikan kampung Surbakti. Rumah tradisional Suku Karo di Desa Lingga (Kabupaten Karo)[/caption]
3. Cibu yang kemudian mendirikan kampung Kacaribu.
Kesultanan Siak didirikan oleh Raja Kecik atau dikenal sebagai Sultan Abdul Jalil Syah yang merupakan putra Sultan Machmud Syah Raja Kesultanan Johor yang terbunuh. Rajak Kecik adalah putra Sultan Johor dari istri selirnya. Raja Kecik dibesarkan di Pagaruyung dan setelah ia dewasa mendirikan Kesultanan Siak Inderapura pada tahun 1723. Perpaduan pakaian Suku Karo dengan pakaian Suku Gayo[/caption]