Beranda / Kolom Sanji Ono: Standard Ganda Untuk Kolom Sanji Ono: Standard Ganda Untuk Kolom · 5 April 2018 Sukmawati dilaporkan beberapa ormas Islam seperti Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dan Alumni 212 gara-gara puisi kontroversinya. Dalam puisinya, Sukmawati mengatakan bila suara kidung lebih merdu dibanding Adzan dan konde lebih cantik dibanding cadar. Apakah salah yang dilakukan ormas-ormas tersebut? Tidak. Apa yang mereka lakukan benar, mereka tersinggung oleh ucapan Sukmawati yang mereka anggap sudah melecehkan agama Islam. Apa pendapat saya? Sukmawati memang bersalah dia keselo lidah lebih parah dari yang Ahok lakukan. Tapi, yang membuat saya gerah kok ujung-ujungnya nyenggol- nyengol Jokowi. Pembenci Jokowi berpendapat, Sukmawati itu anteknya Jokowi. Mereka mengatakan: "Hanya di rezim inilah umat Islam dihina dan dilecehkan." Padahal, Jokowi tak ada hubungannya dgn Sukmawati. Bahkan dengan Megawati. Walaupun kakak-adik, mereka selalu berseberangan pandangan politiknya. Sukmawati tak pernah mau bergabung dengan PDIP. Dia bahkan pernah mendirikan partai sendiri bernama PNI Marhaen. Jadi, yang menyangkutpautkan Sukmawati dgn Jokowi hanya memperlihatkan kebodohannya. Iklan