Seminar Milenial Indonesia Sukseskan Pemilu: Konten Politik Tempati
ITA APULINA TARIGAN. JAKARTA -- Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menggelar seminar literasi politik bertajuk 'Seminar Milenial Indonesia Melek Politik,' pada 4 Desember 2018 di Ruang Teater Kemenpora, Jakarta . Dihadiri ratusan pemuda dan mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi di Jabodetabek, seminar ini menghadirkan diskusi hangat dan edukatif mengenai tantangan, peran, dan partisipasi pemuda demi mencetak pemilih cerdas untuk sukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan berlangsung pada bulan April 2019 mendatang.
Menyikapi permasalahan ini, Hasanuddin Ali, CEO dan Founder Alvara Research Center, berbagi kiatnya dalam sesi diskusi bertajuk "Peran Pemuda dalam Pemilu." Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Alvara Research Center, Hasanuddin menjelaskan, ada fenomena khusus di kalangan milenial dalam berpolitik, yakni tingkat loyalitas yang cenderung rendah dan mudah berganti pilihan. Ditambah lagi, masih banyak pemuda yang menggantungkan sumber informasinya dari media sosial dan hanya 22,3% pemuda yang saat ini membaca berita di surat kabar. Deputi Menteri Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh, menyampaikan pidato pembuka ‘Seminar Milenial Indonesia Melek Politik,’ 4 Desember 2018.[/caption]
Aksi "saring" sangat penting untuk diterapkan, setiap saat informasi masuk melalui media sosial.
Juri Ardiantoro menambahkan, 2 fenomena di atas menjadi semacam paradox demokrasi.