Beranda / [sirulo Tv] Kopi Cery Di Desa Bunuraya (dataran Tinggi [sirulo Tv] Kopi Cery Di Desa Bunuraya (dataran Tinggi Berita terkini Ekonomi Pedesaan Perdagangan · 2 Maret 2018 ROBB'SURANT TAMBUN. KABANJAHE -- Setelah punahnya tanaman jeruk beberapa tahun lalu, kini, petani pedesaan Suku Karo mengalihkan ladangnya dari bercocoktanam jeruk ke bercocoktanam kopi. Sekarang ini, tanaman kopi telah menjamur di Dataran Tinggi Karo. Seperti halnya di Desa Bunuraya (Kecamatan Tigapanah), hampir 85% lahan pertanian warga ditanami dengan kopi. Ada yang menarik dari perjalanan bisnis kopi ini. Di masa-masa awal dulu, ketika panen bukanlah panen besar, bijih kopi biasanya dikupas dengan menggunakan mesin khusus. Setelah itu bijih kopi dicuci dan kemudian dijemur. Semuanya ini dikerjakan sendiri oleh si petani. Sekarang ini beda penanganannya. Kopi langsung dijual ke agen setelah dipetik dari pohonnya. Tanpa dikupas terlebih dahulu. Cara penanganan panen kopi seperti inilah yang disebut kopi cery. Seiring dengan peningkatan produksi kopi, maka agen pun semakin menjamur. Tentu hal ini semakin menguntungkan para petani kopi karena harga akan selalu bersaing. Sebagaimana terlihat di video, para pembeli dan penjual sibuk. Kesibukan seperti ini terjadi setiap sore. Losd yang dulunya dibangun untuk tempat upacara (khususnya perkawinan dan kematian), kini, setiap sore menjadi pasar tempat transaksi petani kopi dengan pembelinya yang akan menjualkannya pula lebih lanjut. Iklan