Kolom Boen Syafi'i: Uninstall Bl Mari Lepas
Si Malin Kundang millenial, ya sebutan inilah yang cocok disematkan kepada Ahmad Zaki CEO dari unicorn BL (Buka Lapak). Bagaimana tidak durhaka? Di depan Presiden dia bermanis muka, eh setelah di belakangnya, malah meludahi orang yang sudah banyak berjasa kepadanya.
Ya, belum genap satu bulan kemarin, Presiden Jokowi ikut hadir dalam perayaan megah ulang tahun BL unicornya.
Padahal jarang sekali Presiden menghadiri dan bahkan ikut mengendorse perusahaan swasta sebagai bentuk perhatian beliau yang teramat besar terhadap industri kreatif dari para anak muda. Namun, jasa jasa yang sedemikian besar itu seakan tidak berarti apa-apa bagi CEO BL.
Terbukti, dirinya menanggapi rencana dari sang Presiden tentang revolusi 4.0 dengan perkataan "omong kosong" dan juga "Presiden baru".
Ah, sebenarnya sah-sah saja memihak salah satu Capres, wong negara ini negara demokratis, kok. Namun, mbok yo jangan ikut-ikutan menebar hoax. Masak data yang lama kok dikatakan sebagai data terbaru di cuitannya.
Eh, bagaimanakah respon balik dari para kecebong? Tanpa banyak ba bi bu, langsung saja tagar #uninstall_bukalapak menjadi trending topik di jagad twiter. Efeknya, aplikasi BL di google playstore kebanjiran bintang satu, sebagai tanda kekecewaan dari pendukung Pak Jokowi.
Terlihat seperti strategi dari Pakdhe banget, bukan?