Kolom Edi Sembiring: Bebaskan Robet (sirulo
Robertus Robet berorasi dalam Aksi Kamisan di Monas, Jakarta . Robet bercerita tentang lagu yang juga dulu sering dinyanyikan banyak aktivis. Lagu ini bukan Robet yang membuat. Bukan Robet yang mengganti liriknya. Namun beredar potongan-potongan video yang seakan mau menyatakan Robet menghina ABRI dengan lagu ini.
Robet tidak menghina ABRI. Bahkan menyatakan mencintai tentara. Simak saja video lengkap di bawah.
Di dalam video lengkap orasinya, Robertus Robet menyanyikan lagu yang juga dinyanyikan oleh para mahasiswa, pelajar, pemuda, buruh, dan aktivis dari tahun 1994-1998 untuk menumbangkan Rezim Orba.
Beberapa hari ini, ada yang terjebak pada potongan video pendek tanpa mendengarnya secara utuh. Tanpa mendengar penjelasan sejarah lagu ini. Tanpa mendengar rasa kecintaannya pada tentara. Tanpa mendengar utuh orasinya. Seperti kesimpulan pendek ini (Lihat di SINI ):
Dan Robertus Robet ditangkap polisi . Dia ditangkap karena dianggap melanggar UU ITE ketika bernyanyi dalam Aksi Kamisan di Monas, Jakarta, 28 Februari lalu (Lihat di SINI ).
Video orasi Robet yang diunggah oleh akun Youtube Jakartinicus dipotong dan diviralkan oleh pihak tertentu, sehingga Robet dianggap menghina institusi TNI. Padahal, Robet sudah menyampaikan konteks dari orasinya itu adalah refleksi. Dia juga menegaskan bahwa kritik itu disampaikan lantaran ingin institusi TNI tetap profesional. Isi lengkap refleksi Robet pada Aksi Kamisan tersebut dapat dibaca di SINI .
Bebaskan Robertus Robet. https://www.facebook.com/Leopold.Sudaryono/videos/10158338974056038/