Platform Pemberian Pinjaman P2p Validus Capital Menggalang Lebih Dari
ADINDA DINDA. SINGAPURA -- Validus Capital (Validus), Platform pembiayaan UKM terkemuka di Singapura, telah berhasil menggalang dana sebesar US$15.2 juta (S$20.5 juta) dalam putaran pendanaan seri B yang mengalami kelebihan permintaan.
Investasi dalam Putaran Seri B dari Validus dipimpin oleh FMO , bank pembangunan pemerintah-swasta dari Belanda. FMO memiliki lebih dari 300 investasi dalam institusi layanan perbankan dan keuangan. Investasinya dalam Validus menandai investasi teknologi keuangan pertama milik FMO di Asia Tenggara, wilayah yang melibatkan investasi lebih dari US$5.7 miliar di bidang teknologi keuangan pada tahun 2017 menurut KPMG.
Menurut Deloitte , kontribusi UKM sekitar 40 persen dari Produk Domestik Bruto Asia Tenggara dan mempekerjakan 70% dari tenaga kerja di wilayah ini. Meskipun UKM sangat penting secara regional, namun secara umum, dukungan terhadap UKM masih kurang, khususnya dalam pembiayaan usaha. McKinsey Global Institute melaporkan bahwa 39 juta UKM Asia Tenggara (atau 51 persen) mengalami keterbatasan akses terhadap kredit.
Pemberian Pinjaman P2P telah muncul dan berkembang sebagai opsi pembiayaan alternatif yang populer bagi UKM di Asia Tenggara untuk mengatasi kesenjangan dalam pembiayaan usaha yang belum terpenuhi ini. Menurut EY , sekitar 68 persen dari UKM di wilayah ini lebih mudah menerima dan memanfaatkan opsi pembiayaan altenatif, termasuk Pemberian Pinjaman P2P.
Memperoleh lisensi dari Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore / MAS), Validus juga merupakan aggota dari Singapore Fintech Association (Asosiasi Teknologi Keuangan Singapura). Silakan kunjungi www.validus.sg untuk detail lebih lanjut.