Kolom Boen Syafi'i: Tidak Perlu Baper Dengan Ucapan — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Boen Syafi'i: Tidak Perlu Baper Dengan Ucapan

Berita terkini ·
Kolom Boen Syafi'i: Tidak Perlu Baper Dengan Ucapan

Apakah kita wajib marah dengan ulah si Tengku Zulkarnaen yang telah terang-terangan menghina Suku Jawa kita? Tidak. Jika anda mengaku Wong Jowo asli, memahami ajaran Jawa, memahami filosofinya maka anda tidak akan pernah marah, meski telah dihina dina.

Paling anda akan berkata: "Wes yo ben? Mengko congore si Tengkujul lak yo mengsle dewe, Gusti ora sare."

Namun jika anda masih suka baperan, alay, dan mudah tersungging eh tersinggung, sudah sepatutnya dipertinyikin keJawa'an yang anda punya. Orang Jawa yang Njawani itu pasti memiliki kesabaran, sopan santun serta sikap toleransi yang tinggi.

Wes ora usah baperan, lebih-lebih pusing ngurusi congore si Tengkujul. Wong tubuhnya dari dulu juga kagak bisa kurus og. Biarlah dia dengan fantasi kebencian di otaknya, sedangkan tugas kita adalah berjoged di depannya sambil teriak cendol dawet hlo hlo hlo josss.

Semakin dia benci, maka semakin sukses besarlah kita. Niscaya kebencian tersebut akan kembali dan menjadi karma buruk yang senantiasa ada di kehidupannya.

Tidak perlu juga melaporkan congornya ke pihak yang berwajib. Kalau dia suka rasis, yo wes ben alias dijarkan saja. Untung wae dirinya itu suka rasis. Coba kalau dia suka makan rumput? Pasti dikira wedhoes toh sama orang-orang.

"Eh, tapi jenggotnya kan udah mirip wedhoes, ya?"