Kolom Edi Sembiring: Ribuan Petani Turun Ke Jalan --
Hari ini , petani Simalingkar dan Mencirim (Deli Serdang) berjumlah ribuan orang mengadakan aksi tutup jalan Tol Amplas, Medan. Aksi ini adalah bentuk protes dan menuntut keadilan selain aksi jalan kaki 170 petani Simalingkar dan Mencirim yang berjalan kaki ke Jakarta.
Semua petani Simalingkar dan Mencirim yang saat ini berada di lokasi, melakukan aksi protes ke pemerintah daerah.
Pasalnya, di saat pemerintah pusat sudah merespon tuntutan petani, tapi justru pihak PTPN II terus merangsek, mengitimidasi dan memprovokasi petani di lokasi Desa Simalingkar A (Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang).
Dari upaya-upaya yang terus dilakukan oleh PTPN II bersama anak perusahaannya beserta oknum aparat Polri ini sangat membuat petani resah dan marah. Seolah-olah pihak PTPN II dan anak perusahaannya tidak mengindahkan perintah Pemerintah RI (Pusat).
Dewan Pembina Serikat Petani Simalingkar dan Mencirim Bersatu (Aris Wiyono) kepada Sorasirulo.com melalui pesan singkat WhatsApp (WA) menyampaikan:
Seperti sama diketahui bahwa sejak 25 Juni 2020, ada 170 perwakilan petani Simalingkar (SPSB) dan petani Mencirim(STMB) telah berjalan kaki sejauh 650 kilometer lebih dan tiba di Pekanbaru yakni pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2020.
170 petani beristirahat di kantor DPW PKB Riau di kota Pekanbaru sebelum melanjutkan aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta (Baca beritanya di SINI ).