Akibat Kemarau Panjang -- Produksi Jagung Dataran Tinggi Karo — Sorasirulo
Sorasirulo

Akibat Kemarau Panjang -- Produksi Jagung Dataran Tinggi Karo

Budaya ·
Akibat Kemarau Panjang -- Produksi Jagung Dataran Tinggi Karo

TARTA | KABANJAHE | Kemarau panjang sedang melanda Dataran Tinggi Karo saat ini. Seluas 12.000 hektar lahan jagung di daerah ini telah sebulan mengalami kekeringan. Ini akan berpengaruh terhadap hasil panen jagung nasional karena Dataran Tinggi Karo adalah sentra penghasil jagung terbesar di Sumut.

Menurut hasil survei lapangan Komunitas Petani Jagung Indonesia (KPJI) Kabupaten Karo, seluas 12.000 hektar lahan jagung itu telah terdampak kemarau sejak bulan Mei 2023.

Jumlah tersebut meliputi enam kecamatan sentra penghasil jagung yang ada di wilayah Karo. Menurut Sekretaris KPJI Karo (Sapta Sebayang) kepada Sora Sirulo, ada dua kecamatan terdampak kemarau paling luas, yaitu Kecamatan Tiga Binanga (5.513 hektar) dan Kecamatan Mardinding (4.000 hektar).

"Sisanya lahan jagung di Kecamatan Lau Baleng, Juhar, Munte, dan Kutabuluh,” kata Sebayang .

Selanjutnya Sapta Sebayang memaparkan, paling terdampak adalah jagung musim tanam bulan Maret 2023 lalu. Sementara kondisi saat ini, apabila selama seminggu ke depan tidak hujan, akan terjadi penurunan produksi sebanyak 50%.

Keterangan Foto: Akibat kemarau panjang hasil produksi jagung Kabupaten Karo diramalkan akan menurun banyak. Penurunan hasil panen jagung Kabupaten Karo berpengaruh terhadap produksi jagung nasional karena kabupaten ini adalah penghasil jagung terbesar di Sumataera Utara. Sementara Sumut berada pada urutan ke-4 se Indonesia. (istimewa)

"Bahkan bisa mencapai 70% jika kemarau berkepanjangan hingga 2-3 minggu ke depan," tuturnya.

Data yang diperoleh Sora Sirulo dari Dinas Pertanian Kabupaten Karo, lahan jagung Kabupaten Karo tahun 2022 seluas 103.648 Ha. Tersebar di Kecamatan-kecamatan Munte (12.777 Ha), Kutabuluh (11.319 Ha), Tiga Binanga (22.799 Ha), Lau Baleng (17.483 Ha), Mardingding (18.692 Ha), dan Juhar (9.778 Ha).

Tahun 2023 hingga bulan Mei, luas pertanian jagung di Kabupaten Karo seluas 56.128 Ha. Meliputi Kecamatan-kecamatan Munte (7.825 Ha), Kutabuluh (5.325 Ha), Tiga Binanga (12.102 Ha), Lau Baleng (9.946 Ha), Mardingding (11.605 Ha), dan Juhar (3.727 Ha).

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo (Metehsa Karo-karo) kepada Sora Sirulo, Kabupaten Karo berkontribusi sebanyak 39% total pasokan kebutuhan jagung Sumatera Utara. Mengenai penurunan produksi akibat kemarau panjang ini, pihaknya belum dapat merinci secara jelimet.