Kemarau Ancam Gagal Panen Karo
RETINA GINTING | LAUBALENG (Karo Berneh) | Saat ini, para petani di tiga kecamatan Kabupaten Karo (Laubaleng, Mardingding, dan Tigabinanga) yang dipantau awak media ini, terutama para petani jagung, mulai mengeluhkan musim kemarau.
Jagung yang saat ini rata-rata sudah mengeluarkan bunga akan tidak berbuah jika dalam waktu dekat hujan tidak turun.
Jika bunga jagung yang keluar mengering maka proses pembungaan akan gagal. Bila dalam 10 hari ini hujan tidak turun jua, dapat dipastikan akan terjadi gagal panen pada tanaman jagung. Akibatnya para petani akan mengalami kerugian.
Kemarau selalu menjadi penyebab utama kegagalan panen para petani di tiga kecamatan itu tadi. Pada musim tanam yang lewat, yang ditandai turunnya hasil panen, juga disebabkan oleh kurangnya curah hujan dengan cuaca yang ekstrim.
Para petani hanya berharap agar hujan segera turun karena pertumbuhan tanaman jagung yang sudah berumur 1 - 1.5 bulan saat ini sangat mumpuni karena, menurut pola tanam, curah hujan sangat baik.
Namun, setelah tiba masa pembungaan, tiba-tiba kemarau datang sehingga pemupukan ke dua tertunda. Bahkan diantara bunga yang sudah keluar ada yang sudah mengering.