Bendungan Perbulan Masih Ancaman Bagi Petani Sawah -- Belum — Sorasirulo
Sorasirulo

Bendungan Perbulan Masih Ancaman Bagi Petani Sawah -- Belum

Budaya ·
Bendungan Perbulan Masih Ancaman Bagi Petani Sawah -- Belum

DENHAS MAHA | LAUBALENG (Karo Berneh) | Tokoh masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Karo (Join F. Ginting) mempertanyakan keseriusan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Karo di dalam membangun bendungan Desa Perbulan (Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo) (Karo Berneh).

Demikian disampaikan oleh Join F. Ginting dalam kunjungan Dinas PU ke lokasi Bendungan .

Seharusnya bendungan ini sudah rampung pada akhir Oktober 2024 lalu. Namun hingga saat ini, Januari 2025, belum selesai juga. Selaku penghibah tanah untuk pembangunan bendungan, Ginting kecewa karena masyarakat petani sudah mempertanyakan keseriusan pihak Dinas di dalam membangun bendungan ini.

"Saya hibahkan tanah untuk dibangun bendungan demi kesejahteraan masyarakat terkait irigasi pertanian. Namun, pengerjaannya seperti main-main saja," ungkap Ketua PAC Gerindra ini.

Bangunan yang sudah dikerjakan juga tampak retak walau belum selesai sepenuhnya. Apabila bendungan ini nanti jebol, warga akan mengalami kerugian.

"Mereka pun akan menyalahkan saya," ‎kata ‎Samitra Ginting, BPD Desa Perbulan.

Samitra Ginting mewakili masyarakat menanyakan kapan bendungan ini akan selesai kepada pihak Dinas yang hadir di lokasi bendungan hari ini. Menurutnya, petani akan menunggu proyek ini selesai agar dapat menanam padi di sawah.

"Mereka khawatir, saat menanam nanti, seperti kejadian beberapa tahun lalu, bendungan jebol dan merusak lahan pertanian mereka," jelas Samitra.

Saat itu, sekitar 30 hektar areal persawahan Lau Patepul Perbulan rusak akibat tergenang air banjir. Saat ini, sebaimana amatan SORA SIRULO di lapangan , pembangunannya masih terbengkalai. Pengerjaannya masih belum sampai 60%.

Menurut Keterangan yang tertulis di papan proyek pengerjaan, seharusnya diselesaikan di akhir bulan Oktober 2024. Namun, hingga tahun berganti, pengerjaan masih belum tuntas. https://www.youtube.com/watch?v=-lD8YR0_BIw