Kemarau Panjang Melanda Karo
DENHAS MAHA | LAUBALENG (Karo Berneh) | 3 minggu hujan tidak kunjung turun membasahi tanaman dan petani pun mulai resah. Demikianlah yang sedang terjadi di Kecamatan Laubaleng (Kabupaten Karo)Kita dengarkan apa yang dikatakan oleh M Sitepu ini, seorang petani cokelat (cacao) di Desa Perbulan.
"Jika hujan tak kunjung turun, batang cokelat yang baru ditanam beberapa bulan lalu akan mati," ujarnya
Selanjutnya dia mengatakan, lebih kurang 500 batang cokelat dia tanam beberapa bulan lalu, beberapa minggu ini hujan tak kunjung turun sehingga dia harus menyiramnya secara manual setiap harinya.
Lain lagi dengan B. Ginting, seorang petani jagung, menyebutkan lahannya sudah beberapa minggu ditraktor, dan siap untuk ditanam jagung. Namun, hujan yang tak kunjung turun menyebabkan dia menunda penanaman.
"Gawat jika begini, bang. Pengolahan tanah sudah dilakukan tapi bibit belum ditanam. Padahal, akhir tahun dan awal tahun kemarin hujan turun cukup baik," jelasnya kepada SORA SIRULO.
Diketahui, sebagian petani jagung sudah menanam di Bulan Januari kemarin, mengingat panen di Bulan Desember dan tanaman jagung yang sudah tumbuh mulai mengering dan menguning.