Kolom Aditya W. Gintings: Kebenaran Adalah Matahari -- Tak — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Aditya W. Gintings: Kebenaran Adalah Matahari -- Tak

Budaya ·
Kolom Aditya W. Gintings: Kebenaran Adalah Matahari -- Tak

Ada masa ketika kebenaran dipenjara oleh kebohongan, ketika keadilan disandera oleh kuasa gelap yang menari dalam bayang-bayang. Tapi sejarah selalu menunjukkan: tak ada tirani yang bertahan selamanya, tak ada dusta yang tak lapuk oleh waktu.

Ahok telah berdiri di gerbang peradilan.

Dia bukan hanya seorang saksi, tapi sebuah simbol: bahwa di tengah hutan belantara korupsi, masih ada yang berani melawan arus, masih ada suara yang tak bisa dibungkam. Mafia energi telah lama hidup dari kegelapan, menghisap keringat rakyat dengan harga yang mereka tentukan, dengan aturan yang mereka jahit untuk kepentingan sendiri.

Namun, kegelapan tak akan bertahan jika ada cahaya yang bersinar. Dan kini, cahaya itu harus menjadi nyala obor yang membakar kesadaran rakyat. Jangan biarkan suara keberanian ini sendiri. Jangan biarkan kebenaran berjalan tanpa pendamping. Sebab, ketika suara rakyat bersatu, tak ada tembok kekuasaan yang tak bisa runtuh, tak ada manipulasi yang tak bisa dihancurkan.

PDIP, sebagai rumah politik Ahok, harus berdiri di garis depan, bukan sekadar untuk kemenangan politik, tapi untuk tugas sejarah: membuktikan bahwa politik masih bisa menjadi alat pembebasan, bukan sekadar permainan transaksi kekuasaan. Jika partai ini ingin terus menjadi harapan rakyat, inilah saatnya berdiri tegak, tanpa ragu, tanpa takut, melawan segala bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan publik.

Dan kepada rakyat, jangan diam. Jangan hanya menjadi penonton di tribun sejarah. Kita harus menjadi ombak yang menghantam karang kebobrokan. Kita harus menjadi gelombang yang tak bisa dihentikan. Sebab keadilan bukan sesuatu yang diberikan, tetapi sesuatu yang diperjuangkan.

Kita tidak sedang membela satu orang. Kita sedang membela prinsip. Dan prinsip itu lebih besar dari sekadar tokoh atau partai—prinsip itu adalah jiwa dari bangsa yang merdeka.

Jangan diam. Suarakan. Sebarkan. Perjuangkan.

Karena ketika rakyat sadar, tak ada kekuatan yang mampu menahannya.