Kolom Ervan Jaya Ginting: "toba Bukan Batak, Batak Adalah
Ini perlu disampaikan secara berulang-ulang bahwa istilah Rumpun Batak baru muncul sekitar 3-4 tahun belakangan ini. Dapat dipastikan belum ada 4 tahun. Jadi, jangan mau dikibuli oleh pembatak. Istilah Rumpun Batak muncul setelah para pembatak tidak mampu melawan argumentasi ilmiah Penggiat KBB sehingga mereka mau tidak mau menggunakan istilah Rumpun Batak.
Beberapa bulan terakir ini juga muncul statment-statmen dari mereka menyampaikan "Toba bukan Batak, yang Batak adalah Karo".
Statmen itu diberikan oleh penggiat pembatak, bertujuan membuat percaya orang-orang Suku Karo untuk terperangkap ke Konsep Batak. Mereka berani membuat pernyataan "Toba bukan Batak dan Batak itu adalah Karo" tentu karena mereka tahu bagaimanapun Toba akan tetap sebagai Batak tidak dapat diubah oleh siapapun.
Tentu itu semua hanya ilmu bersilat lidah yang sifatnya "manipulatif". Kalau orang Karo ucapkan taki pacik dari pembatak agar orang-orang dari Suku Karo banyak yang menjadi terbatak. Sementara "Karo adalah Batak" merupakan sebuah penghianatan terhadap leluhur Orang Karo. Sehingga wajib bagi Orang Karo menyatakan Karo bukan Batak.,
Jangan jadi penghianat kepada leluhur kita dahulu. Silahkan perjuangan kinikaron milik Suku Karo bukan menjunjung habatahon milik Batak. Mejuah-juah. https://www.youtube.com/shorts/KEtbKJC6id4