Kolom Feri Ipenk S. Ginting: — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Feri Ipenk S. Ginting:

Budaya ·
Kolom Feri Ipenk S. Ginting:

Kupikir dulu, angbul ini bakal mati dan tidak bisa diselamatkan lagi karena tiba dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Seluruh daunnya rontok, lembek dan berair. Begitu juga dengan akarnya, semua busuk berair, tinggal bonggol doang.

Setelah dirawat selama 3 bulan, bonggol itu pun akhirnya kembali muncul akar dan daun 3 helai.

Awalnya aku mau ambil opsi return barang ke sellernya, tapi gak jadi karena aku gak tega sama sellernya. Rating OL shopnya mungkin turun. Aku kasih saran aja ke sellernya supaya lain kali mengirim dengan soft pot . Akar jangan ditutup pakai plastik mulsa dan tanaman jangan disiram sebelum pengiriman karena anggrek gak akan mati kekurangan air selama 5 hari.

Ajaibnya, pihak seller pun membalas tanpa bantuan AI Assistant. Mereka berterimakasih dan berjanji mengganti tanaman yang sudah rusak itu. Aku bilang, gak usah karena kesalahan gak melulu di pihak mereka. Jasa pengiriman juga terlambat mengantarkan barang pesanan karena paket baru tiba setelah 10 hari sementara estimasi waktu tiba adalah 6 hari.

Aku ambil resiko, akhirnya berbuah manis. Angbul yang tinggal bonggol, tanpa daun dan akar bisa hidup kembali. Semoga tetap hidup subur dan berbunga lebat.