Kolom Sri Nanti: Save
Saya tidak POSTING yang serem-serem dari bencana banjir di Bali. Nanti saja kalau sudah pulih ikut posting. Kenapa? Karena Bali adalah tujuan wisata dunia. Bali juga baru pulih dari covid. Kalau kita terlalu memblow-up bencana yang terjadi di sana pasti akan berdampak buruk pada daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Bali.
Padahal yang terdampak banjir hanya Denpasar, masih banyak tempat-tempat indah lain yang bisa dikunjungi.
Semoga dari sini Bali segera berbenah. Sungai-sungai yang mengalami pendangkalan segera dikeruk. Tanggul-tanggul yang mulai rapuh diperkuat. Saluran air yang tidak tersambung disambungkan. Sampah-sampah yang menumpuk dibersihkan. Izin pendirian villa diperketat apalagi yang berada di jalur resapan air.
Dan, upaya mengurangi penggunaan kantong plastik yang selama ini sudah bagus diterapkan di mall-mall dan toko-toko retail seperti Alfa/Indo dan lain-lain agar diperluas sampai ke warung-warung Madura dan pasar-pasar tradisional.
Pedagang di warung-warung dan pasar-pasar tradisional masih menggunakan kantong plastik untuk membungkus dagangannya yang jumlahnya pasti jauh lebih besar daripada yang bisa dikurangi dari mall-mall dan toko-toko retail sudah terkondisi tanpa kantong plastik. Ini jelas masih menjadi sumber sampah terbesar di Bali.
Cepat pulih Bali. We you