Musim Hujan -- Panen Jagung Terancam Tidak
JENDARAS GINTING | KARO BALUREN (Kabupaten Dairi) | Akibat Musim Hujan dari akhir Tahun 2024 sampai awal Tahun 2025, hasil panen jagung terancam tidak bisa dilangsir dari ladang-ladang jagung. Ini terutama terjadi pada ladang-ladang jagung yang lokasinya jauh dari pemukiman penduduk.
Terlebih lahan-lahan yang berada di perbukitan yang kondisi jalannya licin dan berlumpur.
Situasi ini membuat para petani jagung di desa Pasir Tengah (Kecamatan Taneh Pinem, Kabupten Dairi) (Karo Baluren) sangat khawatir. Jika buah-buah jagung kelamaan di perladangan terlebih apabila terkena air hujan mereka akan membusuk atau berkecambah di dalam karung.
Para petani pun harus mengeluarkan biaya tambahan dengan menambah upah para pengelangsir maupun memperbaiki jalan yang licin dan berlumpur agar bisa dilintasi sepeda motor. Dengan demikian pengeluaran total dari pertanian jagung sepanjang musim ini makin bertambah. https://www.youtube.com/watch?v=MMoGagG0Ers