Pagar Laut Mulai Dibongkar -- Taufan Agung Ginting: Bongkar
SALMEN KEMBAREN | MEDAN | Kapuspen TNI AL (I Made Wirahadi) menyampaikan bahwa pagar laut di kawasan Tanggerang sudah mulai dibongkar oleh TNI AL dibantu oleh para nelayan setempat. Pembongkaran ini menurut I Made Wirahadi adalah atas perintah Presiden RI (Prabowo Subianto).
Pagar laut itu panjangnya 30 Km dan hingga hari ini sudah dibongkar sepanjang 2 Km.
Dikabarkan pula oleh Kadispen TNI AL melalui pemberitaan RRI Pro 3 bahwa pagar laut sepanjang 4 meter masuk ke dalam laut sedalam 1,5 meter dan muncul diatas permukaan laut sepanjang 3,5 meter.
"Pagar laut itu belum diketahui milik siapa dan siapa yang memasangnya serta apa manfaatnya," tambahnya.
Dengan pemasangan pagar laut tersebut sejak 2024, para nelayan merasa dirugikan karena mereka harus keliling sepanjang 30 km baru bisa memasuki wilayah tangkapannya. Di samping memakan tambahan bahan bakar minyak, kapal mereka juga menambah waktu melaut bagi nelayan menjalankan usahanya menangkap ikan sehari-harinya.
Sementara itu, pemerhati pembangunan Taufan Agung Ginting menanggapi hal ini mengatakan, pemerintah jangan hanya membongkar pagar laut saja. Pemerintah juga diharapkan bisa menemukan siapa pihak yang bertanggungjawab terhadap pemasangan pagar laut tersebut untuk ditindak secara hukum yang berlaku di negeri ini. Ini perlu sebagai efek jera agar hal serupa tidak terjadi lagi di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.
"Negeri kita merupakan daerah kepulauan, dikelilingi oleh lautan yang luas," tegas kader PDI Perjuangan ini.