Sirulotv: Perkawinan 2 Suku Berbeda Di Karo Baluren -- — Sorasirulo
Sorasirulo

Sirulotv: Perkawinan 2 Suku Berbeda Di Karo Baluren --

Budaya ·
https://www.youtube.com/watch?v=RWgUfNeAWV4 Liputan JENDARAS GINTING di Taneh Pinem (Kabupaten Dairi)

Video ini meliput sebuah perkawinan yang dilakukan melalui 2 peradatan bagi sepasang pengantin yang berasal dari dua suku bangsa yang berbeda di Desa Pasir Tengah (Kecamatan Taneh Pinem, Kabupaten Dairi) yang biasa juga disebut Karo Baluren. Pelaksanaan 2 peradatan ini sangat lazim dilaksanakan di daerah ini terutama antara Suku Karo dan Suku Pakpak karena memang mayoritas penduduknya adalah Suku Karo dan Suku Pakpak.

Selain itu, ada juga peradatan perkawinan antara Suku Karo dan Suku Batak atau Suku Batak dengan Suku Pakpak sejak banyak orang-orang Batak bermigrasi ke daerah ini.

Apabila dua insan yang berlainan suku ingin menikah maka keluarga kedua belah pihak akan berunding (runggu) terlebih dahulu untuk membicarakan adat apa yang akan dilaksanakan. Terkadang, walaupun kedua pengantin berlainan suku (Karo dan Pakpak), dilaksanakan hanya dengan satu adat apakah adat Karo atau adat Pakpak tergantung kesepakatan kedua belah pihak.

Tapi, yang paling sering terjadi adalah dengan dua peradatan. Seperti pesta adat perkawinan hari ini di Dusun Simpang Tiga, Desa Pasir Tengah (Kecamatan Taneh Pinem, Kabupaten Dairi), dilaksanakan dengan dua peradatan yaitu dimulai dengan adat Pakpak yang dipersingkat dan dilanjutkan dengan adat Karo.

Perlu diketahui, tidak pernah ada terjadi sebuah upacara perkawinan yang mencampur adat dua suku berbeda menjadi satu sistim peradatan. Oleh karena itu, secara sosial budaya, tidak ada wawasan kawin campur diantara suku-suku di daerah ini.