Tradisi Karo
Dalam budaya Suku Karo juga dijalankan tradisi nujuh bulanan usia kandungan untuk anak pertama, Puji Tuhan dalam keluargaku diberikan berkat untuk memiliki kesempatan ini bagi sigantengu Griba Raymundo Manik mergana dan permainku Agnes Esa Antharini. Sebagai Suku Karo, kamipun menjalankan tradisi ini melakukannya dengan sederhana.
Menyediakan cimpa (penganan khas Karo) lima macam: cimpa tuang, cimpa gulamai, cimpa unung-unung, cimpa lepat , dan cimpa matah .
Utamanya menyediakan manuk sangkep yaitu ayam betina yang dimasak dan disajikan utuh. Ayam kembali ditata utuh setelah dimasak dan juga telurnya. Setelah itu, pihak kalimbubu memberikannya kepada calon Ibu dan Ayah untuk disantap. Maka kamipun pihak keluarga besar makan bersama juga dengan makanan masakan khas Karo lemang-lemang (ayam gulai) dan cimpa yang tersedia.
Walau secara sederhana kami melakukannya, tetapi senang sekali bisa melakukan budaya ini dalam keluarga anak-anak yang telah tumbuh dan tinggal di Jakarta semoga mereka tak melupakan budaya-budaya kaya Nusantara. Selamat juga untuk anak-anakku sehat sampai saat sijabang bayi lahir nanti dan menjadi anak baik yang cantik budi cantik hati. Tuhan atas anugerahMu.